Jumat, 20 Mei 2011

Bahasa Yunani, perkenalan kasus

Bahasa Yunani, perkenalan Kasus.

Didalam bahasa Yunani dikenal 4 kasus, yakni nominatif, akusatif, genitif dan vokatif (vokatif ini jarang digunakan).

Sebelum membahas mekanisme kasus dalam bahasa Yunani ini, perlu diketahui tentang penggunaan kasus tersebut.
1. Kasus Nominatif adalah kasus dasar, setiap kata benda dasar yang diberikan dikamus, adalah dalam bentuk Nominatif (subjek) dalam artian, kata benda dalam bentuk Nominatif adalah kata benda tanpa modifikasi apa-apa. Semua kata benda yang kita pelajari lalu, adalah dalam bentuk nominatif

2. Kasus Akusatif adalah kasus objek, dalam artian apabila suatu kata dasar (nominatif) berkedudukan sebagai objek, maka kata benda harus diubah kedalam bentuk kata benda akusatif.
sebagai contoh:
Εγώ πουλώ το μολύβι
I sell the pencil
Saya menjual pensil
Εγώ 'Saya' bertindak sebagai Nominatif
το μολύβι 'Pensil' bertindak sebagai Akusatif

3. Kasus Genitif adalah kasus kepemilikan, dalam artian, apabila ada 2 kata benda muncul berurutan, maka kata benda kedua harus diubah kedalam bentuk Genitif. Contoh:
Ο χάρτης του ναύτη
The map of sailor (peta pelaut)
Ο χάρτης 'The map' bertindak sebagai Nominatif
του ναύτη 'Pelaut' bertindak sebagai Genitif, kata dasarnya (nominatifnya) adalah Ο ναύτης

Bahasa Arab, Isim Nakirah dan Ma'rifah



Didalam bahasa Arab, kata benda atau Isim (اسم) mempunyai bentuk tidak tentu (tanpa kata sandang) yg disebut Isim Nakirah (اسِم نَكِرَة) dan bentuk tertentu (dengan kata sandang) atau disebut Isim Ma'rifah (اسِم مَعْرِفَة)

Isim Nakirah adalah bentuk dasar dari sebuah kata benda, Isim Nakirah umumnya berakhiran huruf tanwin, sedangkan Isim Ma'rifah berakhiran alif-lam (ال)

contoh Isim Nakirah:

مِفْتَاحٌ - /miftah/ a key (kunci)
وَلَدٌ - /walad/ a boy (anak lelaki)
حِمَارٌ - /himaar/ a donkey (keledai)
كِتَابٌ - /kitaab/ a book (buku)
دَرّاجَة - /daraajah/ a bicycle (sepeda)
سَرِيْرٌ - /sariir/ a bed (tempat tidur)

Nah, apabila Isim Nakirah itu diubah kedalam bentuk Isim Ma'rifah (dengan penambahan alif lam) maka akan menjadi:

المِفْتَاحٌ - /al-miftah/ the key (kunci itu)
الوَلَدٌ - /al-walad/ the boy (anak lelaki itu)
الحِمَارٌ - /al-himar/ the donkey (keledai itu)
الكِتَابٌ - /al-kitab/ the book (buku itu)

apabila kata benda itu termasuk kedalam alif-lam qomariah, maka lam dilebur kedalam huruf pertama dalam kata tersebut.

الدَّرّاجَة - /ad-daraajah/ the bicycle (sepeda itu)
السَّرِيْرٌ - /as-sariir/ the bed (tempat tidur itu)

Selasa, 17 Mei 2011

Bahasa Belanda, penasrifan sterk


Halo!

Setelah selesai mempelajari zwakke werkwoorden pada postingan sebelumnya, kita akan belajar sterke werkwoorden.

Sterke werkwoorden dalam bahasa Belanda cukup banyak, oleh karena itu akan dibahas beberapa saja.

Pada intinya, sterke werkwoorden dapat diartikan sebagai irregular verbs. Di bahasa Inggris kita akan mengenal perubahan eat menjadi ate dan eaten pada bentuk V2 dan V3 nya. Nah dalam bahasa Belanda juga dikenal perubahan seperti itu, walau dalam bahasa Belanda mekanismenya agak sedikit berbeda.

Contoh:

Moeten - harus

Persoon
OTT
OVT
VTT
VVT
Ik
moet
moest
heb gemoeten
had gemoeten
Jij/je, U
moet
moest
hebt gemoeten
had gemoeten
Hij, Zij, Het
moet
moest
heeft gemoeten
had gemoeten
Wij
moeten
moesten
hebben gemoeten
hadden gemoeten
Jullie
moeten
moesten
hebben gemoeten
hadden gemoeten
Zij, Ze
moete
moesten
hebben gemoeten
hadden gemoeten

Dapat dilihat bahwa Moeten berubah menjadi Moest(en), bukan Moete. Dan dalam bentuk VTT nya digunakan kembali bentuk moeten (dengan tambahan afiks ge+).

Berikut contoh sterke werkwoorden yang sering dipakai:

Brengen (membawa) → bracht, brachten (OVT), gebracht (VTT, VVT)
Denken (berpikir) → dacht, dachten (OVT), gedacht (VTT, VVT)
Helpen (membantu) → hielp, hielpen (OVT), geholpen (VTT, VVT)
Kopen (membeli) → kocht, kochten (OVT), gekocht (VTT, VVT)
Vragen (bertanya) → vroeg, vroegen (OVT), gevraagd (VTT, VVT)
Zeggen (mengatakan) → zei, zeiden (OVT), gezegd (VTT, VVT)

Bahasa Belanda, penasrifan future tense


Penasrifan OTTT

Setelah mempelajari bentuk OTT, OVT, VTT dan VVT. Sekarang kita belajar OTTT (onvoltooid tegenwoordig toekemende tijd) atau didalam bahasa Inggrisnya sepadan dengan simple future tense.

Didalam membentuk OTTT ini, pada intinya, hanya ada penambahan kata bantu zullen (akan) sebelum kata kerja.

Penasrifan zullen:

Persoon
OTTT
Ik
zal
Jij/je, U
zult
Hij, Zij, Het
zal
Wij
zullen
Jullie
zullen
Zij, Ze
zullen

Apabila dirangkai dengan kata kerja:

Persoon
OTTT
Arti
Ik
zal eten
I will eat
Jij/je, U
zult eten
You will eat
Hij, Zij, Het
zal eten
He, She, It will eat
Wij
zullen eten
We will eat
Jullie
zullen eten
You will eat
Zij, Ze
zullen eten
They will eat

Penasrifan OVTT

Selain bentuk diatas, ada pula OVTT (onvoltooid verleden toekomende tijd), yaitu bentuk future dari OVT yang sudah kita pelajari. Untuk mendapatkan OVTT ini, kita harus menasrifkan zullen kedalam bentuk OVT dulu.

Persoon
OVTT
Ik
zou
Jij/je, U
zou
Hij, Zij, Het
zou
Wij
zouden
Jullie
zouden
Zij, Ze
zouden

Apabila dirangkai dengan kata kerja:

Persoon
OVTT
Arti
Ik
zou eten
I would eat
Jij/je, U
zou eten
You would eat
Hij, Zij, Het
zou eten
He, She, It would eat
Wij
zouden eten
We would eat
Jullie
zouden eten
You would eat
Zij, Ze
zouden eten
They would eat


Penasrifan VTTT

VTTT (voltooid tegenwordig toekomende tijd) adalah present future perfect tenses. Didalam bahasa Inggris, polanya adalah S + Would + have + V3.

Persoon
OVTT
Arti
Ik
zal gegeten hebben
I would have eaten
Jij/je, U
zult gegeten hebben
You would have eaten
Hij, Zij, Het
zal gegeten hebben
He, She, It would have eaten
Wij
zullen gegeten hebben
We would have eaten
Jullie
zullen gegeten hebben
You would have eaten
Zij, Ze
zullen gegeten hebben
They would have eaten

Penasrifan VVTT

Voltooid verleden toekomende tijd didalam bahasa Inggris padanannya adalah past future perfect tenses, yg berpola  S + would + had + v3.

Persoon
OVTT
Arti
Ik
zou gegeten hebben
I would had eaten
Jij/je, U
zou gegeten hebben
You would had eaten
Hij, Zij, Het
zou gegeten hebben
He, She, It would had eaten
Wij
zouden gegeten hebben
We would had eaten
Jullie
zouden gegeten hebben
You would had eaten
Zij, Ze
zouden gegeten hebben
They would had eaten

Pendaftaran Gr's Course

 

Pengikut

Copyright © 2010 Gr's Course

Template By Exercise Equipment Reviews | Elegant Theme | business website templates by Blogger Templates