Sabtu, 23 Juli 2011

Bahasa Polandia, fonologi dasar


Secara umum, bahasa Polandia diucapkan seperti bagaimana penulisannya (antara tulisan dan pengucapan konsisten) namun walaupun begitu, pengejaan bahasa Polandia dikenal cukup rumit bila dibandingkan dengan bahasa Slavia lainnya. 

Ada 32 abjad yang dipakai dalam bahasa Polandia:

a ą b c ć d e ę f g h i j k l ł m n ń o ó p r s ś t u w y z ź ż

I. Abjad

IPA
keterangan
contoh
a
a
seperti a biasa dalam bahasa Indonesia
tak (begitu)
raz (sekali)
ą
ɔw̃
seperti a, namun diucapkan dengan suara nasal. Cobalah untuk mengucapkan a, dengan udara dari hidung dan mulut keluar.
są (they are)
b
sama seperti b dalam bahasa Indonesia
tobie (kepadamu)
c
ts
Seperti ts pada kata ‘Natsir’. Dalam bahasa Arab, kita mengenal huruf ث
co (apa)
ć
diucapkan seperti huruf c bahasa Indonesia, tetapi lebih lembut. Lidah ada didepan gigi bawah.
być (to be)


d
sama seperti d dalam bahasa Indonesia
data (tanggal)
e
ɛ
Seperti e pada kata ‘nenek’ (e jelas)
jem (saya makan)
ę
seperti e, namun diucapkan dengan suara nasal.
gęś (angsa)
f
sama seperti f dalam bahasa Indonesia
farba  (titik)
g
sama seperti g dalam bahasa Indonesia
gips (plaster)
h
sama seperti h dalam bahasa Indonesia
hak (cantolan)
i
i
diucapkan seperti y dalam bahasa Indonesia
ulica (jalan)
j
j
diucapkan seperti y dalam bahasa Indonesia
jeden (satu)
k
diucapkan seperti k dalam bahasa Indonesia
kot (kucing)
l
diucapkan seperti l dalam bahasa Indonesia
list (surat)
ł
diucapkan seperti w dalam bahasa Indonesia
ołówek (pensil)
m
diucapkan seperti m dalam bahasa Indonesia
mama (mama)
n
diucapkan seperti n dalam bahasa Indonesia
pan (Tuan, bapak)
ń
diucapkan seperti ny dalam bahasa Indonesia
koń (kuda)
o
ɔ
diucapkan seperti o dalam bahasa Indonesia
dobry (baik)
ó
diucapkan seperti u dalam bahasa Indonesia
ból (nyeri)
p
diucapkan seperti p dalam bahasa Indonesia
pas (sabuk)
r
r
diucapkan seperti r dalam bahasa Indonesia
krok (langkah)
s
s
diucapkan seperti r dalam bahasa Indonesia
syn (anak laki2)

ś

diucapkan mirip sh seperti dalam bahasa Inggris ‘shut up’. Tetapi lebih lembut sedikit.

kwaśny (asam)
t
diucapkan seperti t dalam bahasa Indonesia
tam (disana)
u
u
diucapkan seperti u dalam bahasa Indonesia
usta (bibir)
w
v
diucapkan seperti v dalam bahasa Indonesia
wyspa (pulau)
y
ɨ
diucapkan seperti i, namun dengan lidah ditarik dibelakang. Padanannya dengan bahasa Inggris, seperti diagraf ‘ea’pada kata ‘beach’
ty (kamu)
z
diucapkan seperti z biasa seperti pada bahasa Indonesia
zima (musim dingin)
ź
diucapkan seperti s pada kata ‘pleasure’
źiarno (jelas)
ż
pada dasarnya pengucapannya sama seperti ź, namun diucapkan lebih dalam dan tebal.
żaba (katak)

II. Diagraf

IPA
Keterangan
Contoh
ch
x
Diucapkan seperti h dalam bahasa Indonesia
chór (paduan suara)
ci
Diucapkan seperti ć
pociąg (kereta)
cz
tʂ
Diucapkan seperti c pada bahasa Indonesia
czas (waktu)
dz
dz
Diucapkan /ds/
dzwon (bel)
dʑ
Diucapkan seperti J, tetapi lebih lembut.
dźwięk (suara)
dzi
Diucapkan seperti J pada bahasa Indonesia
dziewczyna (perempuan muda)
dʐ
Diucapkan seperti J pada bahasa Indonesia
dżem (selai)
rz
ʐ
Diucapkan seperti ż
marzec (Maret)
si
Diucapkan seperti ś.
sierpień (Agustus)
sz
ʂ
Diucapkan seperti s pada kata ‘shut up’
obszar (wilayah)
zi
Diucapkan seperti ź
ziemia (tanah, bumi)


III. Fonologi lanjut bahasa Polandia

1. Didalam bahasa Polandia tidak ada huruf Q, V dan X. Namun huruf ini ditemukan pada transkripsi nama-nama asing dan kata-kata pinjaman.

2. Huruf vokal a, e, i, y, o, u, ó, diucapkan pendek-pendek. Hanya vokal nasal yang diucapkan agak panjang, seperti pada suku kata: są.

3. Huruf ą dan ę diucapkan seperti ong/om atau eng/em sebelum konsononan.

ląd à /longd/ , dąb à /domb/ , tępy à /tempy/ , dęty à /dengty/.

4. Sebelum huruf ć dan dź, huruf ą dan ę diucapkan oń/eń:

chęć à /cheńć/ , lądzie à /lońdzie/.
5. Sebelum huruf k dan g, huruf ą dan ę diucapkan ong/eng:
mąka à /mongka/ , potęga à /potengga/.
6. Sebelum huruf l dan ł, huruf ą dan ę tidak dinasalkan bunyinya:
zdjeli à /zdjeli/ , zdjął à /zdjoł/

7. Tekanan kata jatuh pada suku kata sebelum suku kata terakhir:

sprawa à SPRA-wa
Warszawa à War-SZA-wa
gospodarka à gos-po-DAR-ka
zadowolony à za-do-wo-LO-ny

8. Tekanan kata pada kata yang mengandung –yka, tekanan jatuh pada suku kata didepannya.

matematyka à ma-te-MA-ty-ka
muzyka à MU-zy-ka 

0 komentar:

Posting Komentar

Pendaftaran Gr's Course

 

Pengikut

Copyright © 2010 Gr's Course

Template By Exercise Equipment Reviews | Elegant Theme | business website templates by Blogger Templates